Amis
hendak kedanau mana kau akan mendayung perahumu nak
ibu takut ombak diluar sana menginginkan kau tak pernah kembali
tak cukupkah dunia ini
atau
hendak kapal mana yang mau membawa tubuh kapasmu
kapal kertaspun kan memilih membawa pulau ini dari pada memawamu
ini negeri nenek moyangmu
subur, indah lagi kaya
tapi kau katakan ini negeri penuh halusinasi
diluar sana ada negeri, ya
tapi negeri itu telah lama mati
jika kau terus bermimpi tuk kesana
bawalah dennting jua
Bukit Tinggi, 22 Agustus 1987
Maulan Sahid 105
dahan pohon Jati mas menjulang menantang angkasa raya.