Prolog
bila keyakinanku hadir bersama panas bumi yang menahan sejuknya,tatkala sujud ku belum tersampai pada-Nya seberkas cahya memantul disela air yang mendinginkan merapi di jiwa. Subhan masih termangu diantara gelas gelas yang berkeringat dingin.
sepasang bola mata menghampiri
seorang gadis berselimut kerudung firdaus diwajahnya menjadi sempurnya ciptaan.sesekali Subhan menyapa dengan bisikana hati dan puluhan tatapan kecil tepan mengenai jantungnya.
pelangi didanau hati
gadis itu pun memberi tatapanyang menebar keharuman,sujud menghadap dipangkuan taqorrubnya,subhan menghela nafas dengan terengahengah.hatinya terlepas dari ikatan.
langit apa dan cinta bagaimana
siapa dirinya ?subhan terus melukis untuk mengenang perjumpaan yang teramat rahasia. berharap pertemuan itu indah. Tuhan Maha Cinta
Tidak ada komentar:
Posting Komentar